Pemakaman Puluhan Jenazah Negatif Corona dengan Protap Covid-19

Pemakaman Puluhan Jenazah Negatif Corona dengan Protap Covid-19




Jumpabet, Situs Jumpabet, Link Alternatif Jumpabet, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengonfirmasi sudah 61 jenazah di daerah ini yang prosesi pemakamannya menggunakan protokol Covid-19. Sebanyak 43 di antara jenazah yang dimakamkan secara khusus itu ternyata negatif corona.

"Sebanyak 61 jenazah sudah dimakamkan dengan protokol Covid-19. Dari jumlah itu 43 orang dinyatakan negatif dan 12 orang positif, sedangkan 6 lainnya masih menunggu hasil lab," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, Aris Yudhariansyah dalam konferensi pers online, Minggu (26/4).

Pemakaman jenazah menggunakan protokol Covid-19 memang diwajibkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ataupun orang dalam pengawasan (ODP) yang meninggal dunia. Kondisi ini tidak terlepas dari lambatnya hasil tes keluar.

Masalah ini kemudian memicu polemik tersendiri, terlebih ketika jenazah ternyata negatif Covid-19. Selain proses pemakaman yang khusus, keluarga pasien juga tidak jarang menjadi korban stigma di masyarakat. Mereka dikucilkan, padahal keluarganya negatif Covid-19.

Sebelumnya, Gugus Tugas dikritik karena kurang terbuka mengenai data PDP yang meninggal dunia. Ditanya tentang masalah ini, Aris mengatakan, pihaknya tidak pernah mengkhawatirkan apa pun sehingga data itu tidak disampaikan. "Tapi kami hanya menyampaikan PDP sudah meninggal yang sudah terkonfirmasi positif," jelasnya.

Sementara kesembuhan pasien juga terus terjadi Sumut. Kabar terbaru, 8 orang dinyatakan sembuh hingga totalnya menjadi 33 orang. "Hingga hari ini, Minggu 26 April pukul 17.00 WIB, kami mengkonfirmasi data Covid-19 di Sumut.


Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 2.443 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 150 orang, pasien yang positif melalui tes PCR 111 orang, positif melalui rapid rest 18 orang. Pasien sembuh 33 orang, dan pasien meninggal 12 orang," jelas Aris.

Komentar